You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas Evakuasi Monyet Liar di Semper Barat
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Monyet Liar di Semper Barat Dievakuasi

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Utara mengevakuasi seekor monyet liar yang membuat resah warga Jalan Kramat Jaya, RT 12/07, Semper Barat, Cilincing.

Kelamaan bikin resah. Karena monyet ini sering kali mencakar warga yang  melintas

Salmah (45), warga sekitar mengatakan, awalnya monyet peliharaan tetangganya itu jinak. Namun, karena kerap diganggu anak-anak sekitar, hewan tersebut belakangan menjadi liar dan meresahkan.

"Kelamaan bikin resah. Karena monyet ini sering kali mencakar warga yang  melintas," katanya, Jumat (2/9).

Monyet di Kawasan Jamnas Resahkan Warga Munjul

Dikatakan Salmah, warga sudah berulang kali menangkap monyet liar tersebut karena khawatir membawa virus rabies. Hanya saja, tak lama setelah ditangkap, monyet ini selalu berhasil lepas dari ikatan.

"Monyet diikat tapi bisa lepas. Kemudian warga menelpon petugas pemdam kebakaran untuk menjinakan monyet itu," ucapnya.

Kepala Suku Dinas PKP Jakarta Utara, Satriadi Gunawan menuturkan, proses evakuasi monyet tersebut cukup sulit. Sebab hewan ini kerap meronta hingga akhirnya terluka di bagian pahan kanan.

"Rencananya, monyet liar tersebut akan diserahkan ke Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) sebagai pihak yang berwenang menangani masalah ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye22733 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1825 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1170 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1097 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye890 personFakhrizal Fakhri